Swift

Pertanian Masa Depan

Hai readers :)



1.      Pengertian Pertanian Masa Depan
Pertanian masa depan adalah pengolahan lahan pertanian di mana seharusnya kita bisa membuat kebutuhan pertanian di Indonesia untuk masyarakat Indonesia itu sendiri dan juga untuk kebutuhan dunia. Bukan indonesia yang membutuhkan dari luar negeri, tetapi kita bisa membuat luar negeri membutuhkan kita. Tiap negara pasti ingin mem-branded-kan diri mereka sebagai negara industri. Tapi indonesia juga bisa menjadikan dirinya tidak hanya sebagai negara industri. Di mana yang lain sibuk dengan industrinya, justru indonesia harus bergerak membangun pertanian karena pertanian sebagai kebutuhan hidup masyarakat dunia. Tanpa pertanian, tidak akan ada yang namanya pelengkap kebutuhan hidup yaitu makanan. Jelas, kita butuh makanan sebagai energi untuk kita beraktivitas. Makanan itu asalnya juga dari pertanian.  Karena pertanian tidak hanya membahas tentang perkebunan, atau tanaman. Perikanan dan peternakan juga termasuk lingkup pertanian. Dan juga makanan tidak hanya berasal dari sayur-sayuran, tetapi daging-dagingan, buah-buahan, dll yang juga termasuk sub bagian dari pertanian.


web camera untuk mengamati pertumbuhan tanaman
Pertanian masa depan di sebuah negara diidentikkan dengan negara itu bisa memenuhi kebutuhan pertanian untuk negara itu sendiri. Bagaimana dengan Indonesia? Apakah indonesia sudah seperti itu? Belum, sesungguhnya Indonesia belum begitu. Beras saja yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat indonesia masih impor dari luar negeri. 
Terkadang yang menjadi masalah adalah Lahan Pertanian. Lahan-lahan hijau saat ini terkikis dengan adanya aktivitas perkotaan. Seperti pembuatan pemukiman, industri, jalan tol, pertokoan, dll.
Nah, pertanian masa depan itu seperti pertanian modern. Saat ini perkembangan pertanian bermacam-macam dengan semakin majunya teknologi.

2.      Lahan Pertanian Masa Depan
Lahan pertanian indonesia sebenarnya besar. Hanya saja rata-rata di indonesia hanya mempunyai lahan pertanian dalam skala kecil. Kalaupun besar kebanyakan di tempat terpisah.
Lahan pertanian dalam skala besar cocok jika digunakan dengan alat alat modern. Misalkan pemupukan dengan cara aerial, yaitu menggunakan pesawat terbang. Atau penyiraram lahan yang besar juga bisa menggunakan pesawat. Juga pembajakan sawah dengan traktor pembajak sawah.

3.      Sistem Pertanian Vertikal
Untuk lahan berskala kecil, tapi ingin memproduksi produk dalam jumlah yang besar, saat ini sudah ada sistem pertanian Vertikal. Tetapi vertikal juga bisa digunakan untuk lahan besar yang tentunya produk yang dihasilkan semakin banyak.


Kelebihan sistem pertanian vertikultur:
1)      Efisiensi penggunaan lahan karena yang ditanam jumlahnya lebih banyak dibandingkan sistem konvensional.
2)      Penghematan pemakaian pupuk dan pestisida.
3)      Kemungkinan tumbuhnya gulma lebih kecil.
4)      Dapat dipindahkan dengan mudah karena tanaman diletakkan dalam wadah tertentu.
5)      Mempermudah monitoring/pemeliharaan tanaman.

4.      Sistem Pertanian Hidroponik
Hidroponik merupakan salah satu media tanam tanpa menggunakan tanah sebagai pertumbuhan tanaman. Penanaman ini merupakan hal baru dalam dunia pertanian, namun banyak sekali masyarakat yang tidak mengetahui cara melakukannya dan apa keuntungannya.
Dengan menggunakan hidroponik, para petani akan dapat meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman yang dapat di lakukan dengan menggunakan lahan sempit di perkotaan dengan media rumah kaca. Untuk menghasilkan produksi tanaman yang baik dan juga melimpah, para petani harus memperhatikan faktor yang mempengaruhi kualitas dari tanaman yang salah satunya adalah tingkat kelembapan pada rumah kaca atau lainnya.




Tanaman yang menggunakan hidroponik dapat di tanam menggunakan pot atau wadah dengan menggunakan air atau bahan lainnya berupa kerikil, pecahan genteng pasir, pecahan batu ambang dan lain sebagainya sebagai media penanaman. Perlu di ketahui manfaat menggunakan media ini sangatlah besar seperti sebagai berikut:
·         Tanaman lebih tahan dan kuat terhadap hama dan penyakit.
·         Produksi tanaman lebih jauh lehih tinggi.
·         Tanaman lebih cepat tumbuh dan berkembang.
·         Pemupukan yang di gunakan lebih efektif dan efesien.
·         Tanaman memberikan hasil yang kontinu.
·         Lebih mudah dalam perawatan dan juga tidak membutuhkan tenag lebih besar.
·         Dapat di lakukan di tempat yang luas dan terbatas.
·         Tanaman dapat tumbuh degan baik meskipun tidak semestinya di tanam.
Keuntungan ini memberikan hasil yang lebih memuaskan bagi para petani,sehingga para petani tidak akan mendapatkan kerugian yang besar dalam penanam tanaman. Namun, jika anda tidak mengetahui tanaman bisa di tanam dalam media ini. Berikut jenis tanaman yang dapat di gunakan dalam media hidroponik.
Jenis tanaman yang di gunakan dengan media hidroponik:
·         Sayuran : selada, sawi, pakshoi, tomat, wortel, aspragus, brokoli, cabai, seledri, bawang merah, bawang putih, bawang daun dan lain-lainnya.
·         Tanaman buah-buahan : melon, tomat, mentimun, semangka, strawberry, paprika dan lain-lainnya.
·         Tanaman hias: krisan, gerberra, angrek, kaladium, kaktus dan lain-lainnya.

5.      Alat-Alat Pertanian Masa Depan
Bila kita melihat negara ASIA tetangga seperti Jepang. Mereka sudah menerapkan teknologi mesin yaitu penyortir padi. Contohnya:

Alat penggempur tanah:

Selain itu, ada alat pertanian untuk memotong sawit dengan mudah tanpa harus memanjat lagi, yaitu:

6.      Media Pertanian Masa Depan
Saat ini, kita masih menggunakan internet sebagai penambah kegiatan kita sehari-hari. Harus kita tahui bahwa internet berperan penting dalam perkembangan masyarakat. Lihat pengaruh internet yang dahulu kita hanya menggunakan internet melalui komputer saja, sekarang kita bisa mengakses internet melalui smartphone. Ini disebabkan kebiasaan manusia yang menganggap kalau tidak online terasa tidak hidup.
Pengaplikasian internet kita biasa menggunakan fasilitas web untuk e-commerce, market place atau bisnis online. Internet biasa digunakan dalam bidang pemasaran. Internet sekarang telah berevolusi. Nah peluang usaha besar saat ini adalah pengaplikasian internet berupa Internet of Things (IoT). Apa itu? IoT adalah bagaimana internet bisa terhubung dengan PC, Mobile Phone, dan barang-barang lainnya. IoT perpaduan antara Software, Hardware, Internet, dan Big Data. Jadi barang yang di produksi terhubung dengan internet sehingga data-data pengamatan bisa dikirim ke pemilik langsung dan akan membuat lebih efektif.
Seperti di jepang, ada alat pertanian yang hanya di tancapkan di tanah, alat tersebut bisa mendeteksi unsur hara tanah tersebut apa. Alat tersebut juga bisa mendeteksi kapan tanah ini kering. Data-data ini akan di kirim ke pusat atau Big Data. Setelah itu, alat ini akan memperkirakan motor penyiram tanah akan bergerak ketika kadar air dalam tanah sudah mau kering.


Source:
Sri Jabat Kaban S.T dalam seminar Pemanfaatan TIK di Bidang Pertanian

You Might Also Like

1 comments

  1. informasi yang bagus,. semoga indonesia bisa mengaplikasikan kecanggihan teknologi dibidang pertanian,.

    ReplyDelete

Free Bleeding Hearts Cursors at www.totallyfreecursors.com